URL Encoder/Decoder
Enkode atau dekode komponen URL menggunakan `encodeURIComponent` dan `decodeURIComponent` bawaan JavaScript.
Hasil
Tersalin!
Hasil akan muncul di sini.
Cara Kerja
Encoder/decoder URL mengganti karakter khusus dengan urutan persen yang aman untuk URL (dan sebaliknya) sesuai RFC 3986.
Untuk mengkode: ketik teks yang berisi spasi, karakter khusus, atau Unicode. Alat mengganti karakter yang tidak aman dengan kode %HH (mis. spasi → %20, @ → %40).
Untuk mendekode: tempel URL yang dikodekan atau string kueri dan klik Dekode untuk membaca teks asli.
Enkoding URL diperlukan untuk menyematkan data arbitrer dalam URL — misalnya nilai parameter kueri, nama file, dan jalur yang berisi karakter khusus. Alat mendukung encodeURIComponent (hanya komponen) maupun encodeURI (URL lengkap).
Kasus Penggunaan
- Membuat string kueri
- Mengenkode data formulir
- Memperbaiki URL yang rusak
- Mendekode parameter URL di log
- Menyiapkan data untuk permintaan REST API
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa perbedaan antara encodeURI dan encodeURIComponent?
- encodeURI mempertahankan karakter struktur URL (:, /, ?, #). encodeURIComponent mengkode semuanya — gunakan untuk nilai parameter.
- Mengapa spasi dikodekan sebagai %20 atau +?
- %20 adalah standar RFC 3986; + digunakan dalam data formulir (application/x-www-form-urlencoded).
- Apakah alat mendukung Unicode?
- Ya — karakter Unicode pertama dikodekan sebagai UTF-8, kemudian setiap byte sebagai %HH.
- Apakah enkoding ganda menjadi masalah?
- Ya — mengkode URL yang sudah dikodekan menyebabkan enkoding ganda (mis. %20 → %2520).
- Apakah data saya dikirim ke server?
- Tidak — enkoding dilakukan secara lokal di browser.