Parser Ekspresi Cron
Uraikan ekspresi cron menjadi deskripsi yang mudah dibaca dan lihat waktu eksekusi terjadwal berikutnya.
Cara Kerja
Parser ekspresi CRON mengurai ekspresi CRON menjadi deskripsi yang dapat dibaca manusia dan menampilkan tanggal eksekusi berikutnya — berguna untuk debugging jadwal pekerjaan terjadwal.
Tempel ekspresi CRON Anda (5 atau 6 field: menit, jam, hari bulan, bulan, hari minggu; field detik opsional untuk varian yang diperluas). Alat langsung menampilkan deskripsi bahasa alami (mis. ‘0 9 * * 1’ → ‘Setiap Senin pukul 09:00’) dan daftar 10 tanggal eksekusi berikutnya.
Parser mendukung CRON standar (5 field) dan sintaks Quartz yang diperluas (6–7 field). Mendukung nilai khusus: * (apa saja), , (daftar), - (rentang), / (langkah), L (terakhir), W (hari kerja), # (hari minggu ke-n).
Ekspresi yang tidak dikenal atau tidak valid menampilkan pesan kesalahan yang mengidentifikasi masalah.
Kasus Penggunaan
- Memvalidasi ekspresi cron sebelum penerapan
- Mendebug pekerjaan terjadwal
- Mempelajari sintaksis cron
- Menjadwalkan otomasi server
- Meninjau jadwal pekerjaan yang ada
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa perbedaan antara CRON 5 dan 6 field?
- CRON standar (Unix) memiliki 5 field dimulai dari menit. Quartz/Spring menambahkan field detik sebagai yang pertama.
- Apa arti '*/15'?
- 'Langkah' — jalankan setiap 15 unit (mis. setiap 15 menit).
- Apakah parser mendukung ekspresi @yearly, @daily?
- Ya, singkatan seperti @hourly, @daily, @weekly, @monthly, @yearly didukung.
- Apakah menampilkan jadwal dalam waktu lokal saya?
- Ya, tanggal eksekusi berikutnya menggunakan zona waktu browser Anda.
- Bagaimana jika ekspresi saya tidak valid?
- Parser menampilkan pesan kesalahan yang menunjukkan field mana yang bermasalah.